Saturday, June 30, 2012

Jika ke Tottenham, Villas-Boas Kehilangan Rp 160 Miliar


LONDON, KOMPAS.com - Mantan pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, disebut The Sun akan kehilangan uang sebesar 10,8 juta poundsterling jika menerima pekerjaan melatih Tottenham Hotspur atau klub lain pekan depan.

Villas-Boas diangkat menjadi pelatih Chelsea pada 22 Juni 2011, dengan kontrak tiga musim. Ia dipecat pada 4 Maret 2012, atau dalam keadaan masih menyisakan kontrak 28 bulan, dan sejauh ini belum mendapatkan pekerjaan baru.

Menurut The Sun, Chelsea memberikan gaji sebesar 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,5 miliar setiap pekannya selama 28 bulan tersebut. Chelsea disebut akan menghentikan pembayaran itu, kapan pun Villas-Boas mendapatkan pekerjaan baru selama periode 28 bulan tersebut.

Sejauh ini, Villas-Boas sudah menerima pembayaran selama tiga bulan. Jika menerima pekerjaan melatih Tottenham atau klub lain, Villas-Boas disebut akan kehilangan pembayaran untuk 25 bulan sisa periode masa kontrak, yang diperkirakan mencapai 10,8 juta poundsterling atau sekitar Rp 160 miliar.


Via: Jika ke Tottenham, Villas-Boas Kehilangan Rp 160 Miliar

Latih Tottenham, Villas-Boas Kehilangan Rp 160 Miliar


LONDON, KOMPAS.com - Mantan pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, disebut The Sun akan kehilangan uang sebesar 10,8 juta poundsterling jika menerima pekerjaan melatih Tottenham Hotspur atau klub lain pekan depan.

Villas-Boas diangkat menjadi pelatih Chelsea pada 22 Juni 2011, dengan kontrak tiga musim. Ia dipecat pada 4 Maret 2012, atau dalam keadaan masih menyisakan kontrak 28 bulan, dan sejauh ini belum mendapatkan pekerjaan baru.

Menurut The Sun, Chelsea memberikan gaji sebesar 100.000 poundsterling atau sekitar Rp 1,5 miliar setiap pekannya selama 28 bulan tersebut. Chelsea disebut akan menghentikan pembayaran itu, kapan pun Villas-Boas mendapatkan pekerjaan baru selama periode 28 bulan tersebut.

Sejauh ini, Villas-Boas sudah menerima pembayaran selama tiga bulan. Jika menerima pekerjaan melatih Tottenham atau klub lain, Villas-Boas disebut akan kehilangan pembayaran untuk 25 bulan sisa periode masa kontrak, yang diperkirakan mencapai 10,8 juta poundsterling atau sekitar Rp 160 miliar.


Via: Latih Tottenham, Villas-Boas Kehilangan Rp 160 Miliar

Komposisi Pemain Juga Tentukan Kesuksesan Warriors


Manila - Indonesia Warriors akhirnya berhasil keluar sebagai juara di kompetisi ABL musim ketiga. Komposisi pemain yang lebih bagus daripada musim sebelumnya juga menjadi salah satu penentu kesuksesan mereka.

Warriors menjuarai ABL musim ini setelah menundukkan tim Filipina, San Miguel Beermen, di babak final dengan skor 2-1 dalam sistem best of three. Keberhasilan mereka terasa lebih indah karena dipastikan dengan kemenangan dalam laga penentuan di kandang Beermen.

Setelah kalah 83-86 di game pertama, menang 81-61 di game kedua, tim besutan Todd Purves ini menang 78-76 di game penentuan, Sabtu (30/6/2012).

Menurut Rony Gunawan, Warriors bisa juara karena punya pemain-pemain yang lebih oke daripada musim pertama dan kedua.

"Tahun ini, komposisi pemain lebih bagus, baik lokal maupun asingnya. Jadi, tim ini sangat bagus tahun ini," ungkap Rony di Manila, Sabtu (30/6/2012).

Di tengah musim, Warriors mendapatkan tambahan tenaga pemain asing baru dalam diri Evan Brock dan Stanley Pringle. Selain itu, menjelang akhir musim, Arki Dikania Wisnu dan Christian Ronaldo Sitepu juga bergabung dengan tim. Karena pemain-pemain tersebut cepat menyatu dengan Warriors, tim pun makin tangguh.

"Kuncinya kita cepat beradaptasi dengan pergantian pemain di tengah musim. Di ABL ini, (komposisi) pemain sangat berperan penting, terutama pemain asing. Peran mereka sangat vital sekali," ujar Rony.

Kesuksesan Warriors sempurna dengan keberhasilan Evan Brock tampil sebagai MVP final dan pelatih Todd Purves menjadi pelatih terbaik ABL musim ini. Purves sendiri mengatakan, Warriors tidak memenangi laga final dengan mudah. Ia bahkan memuji organisasi permainan dari Beermen.

"Saya angkat topi untuk (pelatih Beermen) Bobby Parks dan organisasi permainan Beermen. Organisasi permainan mereka kelas dunia," kata Purves.


Via: Komposisi Pemain Juga Tentukan Kesuksesan Warriors

Balotelli Incar Sepatu Emas


KIEV, KOMPAS.com - Penyerang Italia, Mario Balotelli, berhasrat mencetak gol ke gawang Spanyol dalam babak final, Minggu (1/7/2012), agar dapat menjadi top scorer di Piala Eropa kali ini.

Balotelli kini bersanding di daftar pemain tersubur dengan torehan tiga gol bersama Mario Gomez (Jerman), Alan Dzagoev (Rusia) dan Mario Mandzukic (Kroasia). Pemain berusia 21 tahun itu berpeluang menjadi top scorer tunggal jika dapat membobol gawang kiper Iker Casillas dalam laga nanti, mengingat para pesaingnya sudah tersingkir.

"Akan luar biasa jika memenangkan final dengan mendapatkan keinginanku (menjadi top scorer) itu. Akan tetapi, jika kami menang dan aku tidak mencetak gol juga tentunya akan sama luar biasa-nya," ujar Balotelli seperti dilansir Football Italia.

"Aku sangat senang saat ini dan aku harap akan lebih bahagia Minggu nanti. Kami sudah mencapai final, dan harus ada satu dari dua tim terbaik menang dalam turnamen ini. Karena itu, kami harus menuju ke Kiev untuk meraih kemenangan," tegasnya kemudian.

Pada laga finanl nanti, Super Mario --sapaan Balotelli-- sangat mungkin bertemu dengan rekan satu klubnya di Manchester City, David Silva. "Aku mengenal baik, karena dia (Silva) adalah rekanku dan kami bermain bersama di laga pertama. Jadi, pertandingan nanti akan sangat menyenangkan," kata Balotelli.


Via: Balotelli Incar Sepatu Emas

Bautista Dihukum Usai Insiden dengan Lorenzo


Assen - Alvaro Bautista dinilai bersalah, menyusul insiden crash antara dirinya dengan Jorge Lorenzo. Akibatnya, Bautista bakal start dari urutan terbelakang di MotoGP Jerman.

Pada balapan di Sirkuit Assen, Sabtu (30/6/2012), Lorenzo, yang menang berturut-turut di tiga seri terakhir, mengalami insiden di awal lomba. Ia ditabrak Alvaro Bautista di tikungan pertama, dan keduanya langsung out.

Pemenang balapan tersebut, Casey Stoner, sampai-sampai menyayangkan insiden tersebut. Ia mengaku tidak terlalu senang meraih kemenangan, tanpa rival beratnya memberikan perlawanan.

MotoGP kemudian memutuskan Bautista bersalah. Mereka menyebut, Bautista membalap dengan sikap yang tidak bertanggungjawab, membahayakan Jorge Lorenzo, dan akhirnya dihukum start dari urutan paling belakang di Sachsenring.

Gresini mengajukan banding atas hukuman tersebut. Tapi, para steward dari FIM menyatakan bahwa keputusan tersebut adalah final.


Via: Bautista Dihukum Usai Insiden dengan Lorenzo

Capello Merapat ke Rusia


ROMA, KOMPAS.com - Fabio Capello dikabarkan akan segera melatih tim nasional Rusia. Menurut Football Italia, pelatih berusia 66 tahun itu, tengah melakukan negosiasi dengan Federasi Sepak bola Rusia (RFU).

Rusia ditengarai akan merombak struktur organisasi sepak bolanya karena kegagalan lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Diunggulkan lolos dari Grup A, tim "Beruang Merah" justru takluk di tangan Yunani di partai terakhir penyisihan grup dan gagal melaju ke perempat final.

Presiden RFU, Sergey Fursenko, Selasa (26/6/2012), mengundurkan diri karena kegagalan tersebut. Sementara, Pelatih Rusia, Dick Advokad pun tampaknya akan meninggalkan skuadnya untuk kembali ke PSV Eindhoven musim panas mendatang.

Sejumlah media lokal di Rusia juga menyebut Capello sebagai kandidat utama pelatih baru timnas. Mantan pelatih timnas Inggris itu, diharapkan dapat mengikuti keberhasilan pelatih asal Italia, Luciano Spalleti di Zenit St. Petersburg.


Via: Capello Merapat ke Rusia

Spanyol akan Pasang 3 Striker Sekaligus


KIEV, KOMPAS.com - Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque kembali akan membuat gebrakan. Menghadapi final Piala Eropa lawan Italia, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB, dia akan memasang tiga striker sekaligus sejak awal.

Sebelumnya, Del Bosque juga membuat kejutan dengan memakai formasi yang disebut banyak orang sebagai 4-6-0, karena tak memakai striker murni. Dia lebih memakai tiga gelandang serang di lini depan atau juga disebut memakai nomor 9 palsu yang diperankan Cesc Fabregas.

Formasi ini dikritik banyak orang dan Spanyol dianggap mulai membosankan dengan tika-tiki yang hanya mementingkan penguasaan bola. Sementara serangan mereka tak terlalu tajam seperti yang diharapkan orang.

Namun, kini dia menjanjikan akan memasang tiga striker langsung. "Kami sudah memutuskan pemain yang akan diturunkan untuk besok. Kami akan bermain dengan tiga penyerang," kata Del Bosque kepada surat kabar Deportes Cuatro.

Minggu atau Senin dini hari WIB itu akan menjadi final ketiga Spanyol secara berturut-turut di turnamen besar. Mereka sudah menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Jika kembali juara, mereka akan memecahkan rekor.

"Tak perlu menceritakan kepada para pemain betapa pentingnya pertandingan ini, karena mereka selalu bermain di pertandingan-pertandingan penting. Yang pasti, mereka mewakili seluruh negara dan ada tuntutan besar," tegas Del Bosque.

Ketika ditanya tentang perbedaan antara kiper Spanyol, Iker Casillas, dan kiper Italia, Gianluigi Buffon, ia menjawab, "Casillas lebih baik, tapi rekor Buffon sangat mengagumkan."


Via: Spanyol akan Pasang 3 Striker Sekaligus

Terwujudnya Mimpi Warriors


Manila - Butuh tiga musim bagi Indonesia Warriors untuk bisa menyabet gelar juara ASEAN Basketball League (ABL). Keberhasilan mereka mewujudkan mimpi mereka ini adalah buah dari kerja keras.

Warriors tampil sebagai juara usai mengalahkan San Miguel Beermen dengan skor total 2-1 di babak final yang memakai sistem best of three. Dalam game penentuan yang digelar di Ynares Sports Arena, Pasig City, Manila, Sabtu (30/6/2012), tim asuhan Todd Purves itu menang satu bola 78-76.

Ini adalah gelar pertama buat Warriors. Di musim pertama, saat masih memakai nama Satria Muda Britama, mereka harus puas jadi runner-up karena ditundukkan Philippine Patriots di final. Semusim berikutnya, mereka malah gagal lolos ke babak play-off.

"Musim pertama kita masuk final, tapi kalah. Di musim kedua, saat itu jadwal ABL dan NBL sama, makanya kita merosot. Di musim ketiga, kita berpikir bahwa tim yang bertanding di ABL dan NBL harus dipisah, dan harus disiapkan sendiri-sendiri," ungkap pemilik Warriors, Erick Thohir, saat ditemui seusai pertandingan.

"Di sini kita bukan cuma membawa nama Warriors, tapi juga nama Indonesia. Itu yang berat. Persiapan kita lebih bagus dari musim kedua karena tim kita terpisah," jelasnya.

Erick menambahkan, Warriors bisa juara karena berani bermimpi. Kendati harus menghadapi lawan-lawan tangguh se-ASEAN, timnya mau bekerja keras demi mengejar kejayaan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain, pelatih, para partner untuk bisa membawa mimpi Indonesia menjadi juara. Misi Indonesia Warriors dan Satria Muda kan sama, yaitu juara Indonesia, Indonesia juara. Ini yang harus kita wujudkan," tuturnya.

"Kita harus membuat mimpi kita sendiri, jangan melihat mimpi orang terus. Kita harus membuat mimpi kita dan kita harus berusaha. Insya Allah kalau kita serius, kita fokus, kita fight, akan dikasih jalan," kata Erick.


Via: Terwujudnya Mimpi Warriors

Blanc-Perancis Tak Lanjutkan Kerja Sama


PARIS, KOMPAS.com - Laurent Blanc tak akan memperpanjang kontrak sebagai pelatih tim nasional Perancis. Demikian disampaikan Blanc dan Federasi Sepak Bola Perancis (FFF), Sabtu (30/6/2012).

Blanc melatih Perancis pada 1 Juli 2010 dengan kontrak hingga 30 Juni 2010. Menurut AFP, saat itu FFF sebetulnya menawarkan kontrak berdurasi empat tahun, tetapi Blanc menolak karena menilainya terlalu dini untuk menyepakati kontrak untuk periode sepanjang itu.

"Laurent Blanc menghubungi Presiden FFF Noel Le Graet untuk menyampaikan keputusannya bahwa ia tak akan meminta kontraknya sebagai pelatih tim nasional diperbarui," demikian pernyataan FFF.

Soal kontrak baru, Blanc dan FFF sudah bertemu pada Kamis (28/6/2012). Pembicaraan saat itu tak berlangsung hingga tuntas dan pertemuan Sabtu (30/6/2012) merupakan lanjutannya.

Dalam surat yang dikirim ke Kantor Berita AFP, Blanc mengatakan, dirinya memutuskan tak memperbarui kontrak karena dirinya dan Le Graet tak memiliki kesamaan pandangan soal pengelolaan tim nasional Perancis dua musim mendatang.

"Dalam diskusi (dengan Graet) pada 28 Juni lalu, kami tak bisa mencapai kesepahaman soal manajemen tim nasional Perancis untuk dua musim mendatang," ujar Blanc.

"Dalam kondisi ini dan setelah mempertimbangkan masalah tersebut, saya menyampaikan kepadanya, hari ini Sabtu (30/6/2012), keputusan saya adalah tidak menginginkan kontrak saya saat ini diperbarui," lanjutnya.


Via: Blanc-Perancis Tak Lanjutkan Kerja Sama

Bukan Kemenangan Mudah buat Warriors


Manila - Indonesia Warriors akhirnya tampil sebagai juara ASEAN Basketball League (ABL) musim ketiga. Namun, untuk memastikan gelar tersebut, Warriors harus melalui perjuangan yang tidak mudah.

Warriors bertemu dengan San Miguel Beermen di babak final yang memakai sistem best of three. Setelah kalah 83-86 di kandang Beermen, Warriors membalas di game kedua yang digelar di Jakarta dengan skor mencolok 81-61. Karena kedudukan sama kuat, game ketiga pun terpaksa dihelat.

Dalam pertandingan game ketiga di Ynares Sports Arena, Pasig City, Manila, Sabtu (30/6/2012), Beermen yang tampil di hadapan dukungan publiknya sendiri langsung tampil menekan. Mereka sempat unggul lima poin, namun tembakan tiga angka Jerick Uy Canada membuat Warriors berbalik unggul 15-13. Setelah itu, Warriors menutup kuarter pertama dengan 19-13.

Di kuarter kedua, Beermen mencoba untuk mengejar. Namun, Warriors masih bisa menjaga jarak dan menambahkan 19 poin untuk memimpin 38-33.

Usaha Beermen untuk menyamakan kedudukan baru berhasil di awal kuarter ketiga saat tembakan Christhoper Banchero membuat skor jadi 38-38. Bahkan, beberapa saat kemudian Willard Crew membawa Beermen memimpin dua poin. Namun, tak lama kemudian Warriors unggul lagi lewat tembakan tiga angka Joseph Salangsang. Setelah itu, tim tamu mulai menjauh dan unggul jauh 64-53 di akhir kuarter.

Kuarter keempat berjalan seru sekaligus menegangkan. Beermen kembali memangkas selisih poin menjadi dua angka dalam kedudukan 69-71 saat pertandingan tinggal tersisa 2 menit 14 detik.

Saat waktu tinggal tersisa 17 detik lagi, Warriors juga cuma unggul 78-76. Mereka makin tegang karena dua lemparan bebas Evan Brock di momen selanjutnya tak masuk keranjang. Beruntung buat mereka, usaha Beermen untuk menyalip lewat tembakan tiga angka Nicholas Fazekas gagal. Warriors pun menang 78-76 dan berhak mengangkat piala.

Seusai pertandingan, pelatih Warriors, Todd Purves, mengakui bahwa game ketiga ini berjalan tidak mudah. Dia pun tak sungkan memuji Beermen.

"Ini masih merupakan pertandingan yang sangat ketat. San Miguel sangat 'Brasil', sangat terlatih," ucapnya.

"Saya angkat topi untuk
Via: Bukan Kemenangan Mudah buat Warriors

Pemain Inggris Berlibur di Ibiza


IBIZA, KOMPAS.com - Setelah Inggris tersingkir dari Piala Eropa 2012, para pemainnya langsung berlibur. Striker Andy Carroll, Danny Welbeck, dan Joe Hart dikabarkan bersama Michael Carrick berlibur di Pulau Ibiza, Laut Mediterania.

Mereka seolah sudah melupakan kekalahan Inggris dari Italia di perempat final. Keempatnya dikabarkan begitu menikmati liburannya yang juga ditemani saudara Gary Lineker, Wayne Lineker.

mereka beberapa kali terlihat diminta fans untuk berfoto bersama. Namun, keempatnya sering berbaur dengan orang lain.

Seorang sumber kepada The Sun mengatakan, "Mereka menikmati masa yang indah. Mereka terus tersenyum dan melayani foto dengan fans. Mereka memili musim yang panjang dan mencoba melupakan kekecewaan karena Inggris tersingkir (dari Piala Eropa)."

Tentu saja, liburan mereka tetap ditemani wanita-wanita cantik. Bahkan, Carroll tertangkap kamera sedang santai, sementara wanita cantik di sampingnya menuangkan minuman buatnya.

Menurut Wayne Lineker, mereka juga mengagendakan pesta besar. Lewat akun Twitter, Wayne Lineker menulis, "Ini akan menjadi pesta abad ini."


Via: Pemain Inggris Berlibur di Ibiza

Tristan Alif Dipersiapkan Menuju Anfield


JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah-tengah kedatangan Josep Guardiola ke Indonesia, terdapat sosok yang tak kalah mencuri perhatian. Dialah Tristan Alif Naufal. Bocah berusia 7 tahun itu dianggap memiliki bakat menjadi pemain sepak bola di masa depan.

Alif juga sempat menunjukkan kebolehannya mengolah si kulit bulat. Guardiola sempat dibuat terpukau oleh aksi bocah yang saat ini menimba ilmu sepak bola di Liverpool Academy Indonesia itu.

Tak ingin bakat Alif sia-sia, pihak Liverpool Academy Indonesia telah memiliki rencana matang untuknya. Semua itu dilakukan agar Alif memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari pengembangan pemain belia Liverpool di Inggris.

"Alif kami proyeksikan untuk mengikuti trial di Inggris ketika berusia 10 tahun. Karena saat ini dia baru berusia 7 tahun, kami akan terus memantau perkembangannya," jelas Humas Liverpool Academy Indonesia, Qatrunnada Salma, di Jakarta, Sabtu (30/6/2012).

"Banyak program yang akan dijalani Alif. Dia saat ini sedang belajar bahasa Inggris dan kami juga terus memantau kondisi fisik serta gizi Alif," sambungnya.

Pihak Liverpool sendiri juga mengikuti perkembangan Alif. Jika terus menunjukkan perkembangan signifikan, mungkin saja Alif bisa menjadi salah satu bocah asal Indonesia yang menimba ilmu di Anfield beberapa tahun mendatang. Terus berjuang, Alif!


Via: Tristan Alif Dipersiapkan Menuju Anfield

Balotelli Menangis Bersama Ibunya


WARSAWA, KOMPAS.com - Ibu angkat Mario Balotelli, Silvia Balotelli, mengungkapkan bahwa striker Italia tersebut menangis setelah pertandingan lawan Jerman. Itu sangat jarang terjadi. Terakhir kali Balotelli menangis karena Jose Mourinho.

Balotelli menjadi bintang Italia dengan mencetak dua gol di semifinal Piala Eropa 2012, Kamis atau Jumat (29/6/2012) dini hari WIB. Dua gol itu membawa Italia menang 2-1 dan lolos ke final.

Setelah pertandingan usai, para pemain Italia langsung berkumpul dan merayakan kesuksesan itu. Namun, tidak dengan Balotelli. Dia berjalan menuju tribun untuk mendekati ibu angkatnya, Silvia. Ia kemudian mencium ibunya.

"Sangat sulit melihat Mario menangis. Terakhir kali dia menangis mungkin karena Jose Mourinho," kata Silvia kepada La Gazzetta dello Sport. Namun, dia tak menyebutkan apa yang dilakukan Mourinho hingga Balotelli menangis.

"Ketika merasa kesulitan, diserang, atau dikhianati, Mario bereaksi dengan mengasingkan dirinya dari orang lain. Itu yang terjadi sebelum pertandingan melawan Irlandia," jelas Silvia.

"Kami sempat berjuang untuk mengontaknya dan dia tak menjawab pesan kami. Itulah sebabnya, saya menangis bahagia. Dua gol itu sangat luar biasa dan terjadi di pertandingan penting. Itu telah membaskan dia, karena bakat dan kegeniusannya telah keluar. Dia akhirnya mampu membuktikan apa yang ingin ia lakukan," jelasnya.

Mario Balotelli keturunan Ghana. Dia diadopsi keluarga Balotelli saat masih berusia dua tahun. Dia amat dekat denan kedua orang tua angkatnya. Bahkan, dia sering menceritakan kemenangan kepada mereka, terutama kepada ayahnya, Franco Balotelli. Namun, Franco sudah amat tua dan tak bisa sering-sering menyaksikan Balotelli bertanding.

"Ini juga sangat sulit baginya untuk memeluk saya seperti itu di depan banyak orang. Seperti halnya anak muda lainnya, dia (Balotelli) agak malu terlihat dengan ibunya. Tapu, di momen seperti itu, dia kelwat bahagia. Dia berbisik di telinga saya agar saya membawa ayahnya ke Kiev. Saya kemudian pulang ke Italia dan kami berdua akan berada di sana, Minggu," janjinya.

Italia akan melawan Spanyol di final Piala Eropa 2012 di Kiev, Minggu atau Senin (2/7/2012) dini hari WIB.

Silvia agak menyesalkan tindakan Balotelli melepaskan baju, setelah mencetak gol kedua. Namun, dia bisa memahami psikologinya.

"Dia sangat kesal kepada siapa pun yang mengkritiknya karena tidak melakukan selebrasi kala mencetak gol. Maka, dia memutuskan untuk mencari cara lain dalam merayakan gol," jelas Silvia.

"Anak saya sering mengatakan bahwa ia buka arogan, tapi dia merasa dia memiliki sesuatu yang spesial. Itu yang sering ia katakan," tambahnya.

Menurut La Gazzetta dello Sport, ayah angkat Balotelli, Franco, tak hanya akan menyaksikan anaknya bertanding lawan Spanyol. Ia juga akan membawa beberapa potong coklat. Ini sudah menjadi kebiasannya memberi hadiah coklat kepada Balotelli ketika dia masih kecil.

Silvia juga menyatakan terima kasih kepada Pelatih Italia, Cesare Prandelli. Sebab, dia memberi kesempatan kepada anaknya bertanding di Piala Eropa dan membuktikan kemampuannya.

"Prandelli adalah orang baik dan dia telah mengajarkan banyak hal penting kepada anak saya. Maka, saya meneleponnya untuk mengucapkan terima kasih," terang Silvia.


Via: Balotelli Menangis Bersama Ibunya

Lorenzo Sial, Stoner Naik Podium Satu Lagi


Assen - Casey Stoner akhirnya naik podium satu lagi setelah memenangi MotoGP Belanda, Sabtu(30/6/2012). Penguasa tiga seri sebelumnya, Jorge Lorenzo, bernasib sial karena out tak lama setelah start.

Pada balapan di sirkuit Assen, Stoner memastikan kemenangannya terutama sejak berhasil menyalip rekan Repsol Honda-nya, Dani Pedrosa, di sembilan lap terakhir. Setelah melakukan overtake itu ia tak terkejar lagi oleh Pedrosa dan menyentuh garis finish pertama dengan catatan waktu 41 menit 19,855 detik.

Pedrosa harus puas di tempat kedua dengan selisih empat detik dari sang juara bertahan. Andrea Dovizioso, yang bertarung sengit dengan Ben Spies, mendapatkan podium ketiga.

Bagi Stoner ini adalah kemenangannya yang ketiga di musim ini dari tujuh seri yang telah tergelar. Ia juga mendapat berkah karena Lorenzo, yang menang berturut-turut di tiga seri terakhir, mengalami insiden di awal lomba. Ia ditabrak Alvaro Bautista di tikungan pertama, dan keduanya langsung out.

Kemenangan ini sekaligus membuat Stoner menyamai perolehan angka Lorenzo, yakni 140. Sebelumnya rider Australia itu menang di seri kedua
Via: Lorenzo Sial, Stoner Naik Podium Satu Lagi

Main Lima Set, Federer Tembus Babak Keempat


London - Unggulan ketiga Wimbledon, Roger Federer, mendapat perlawanan sengit dari petenis Prancis, Julien Benneteau, di babak ketiga. Butuh lima set untuk Federer bisa melaju ke babak selanjutnya.

Dalam laga yang tuntas Sabtu (30/6) dinihari WIB, Federer sempat tertinggal dua set lebih dulu sebelum akhirnya merebut tiga set selanjutnya. Menghabiskan waktu lebih dari tiga jam, petenis asal Swiss itu akhirnya memulangkan Benneteau dengan 4-6, 6-7
Via: Main Lima Set, Federer Tembus Babak Keempat

La Masia Wujudkan Mimpi Guardiola


JAKARTA, KOMPAS.com - Josep Guardiola menjelaskan, akademi sepak bola Barcelona, La Masia, sangat penting dalam karier sepak bolanya. Hal itu dijelaskannya dalam acara "Sportacular Edisi Spesial 'Pep' Guardiola" di lobi depan RCTI Jakarta, Sabtu (30/6/2012).

"La Masia merupakan akademi yang hebat. Keinginan saya menjadi pemain sepak bola profesional berawal dari sana. Di La Masia, saya menemukan banyak hal luar biasa. Teman-teman yang baik serta staf pelatih yang hebat," jelas Guardiola.

Guardiola sendiri mengawali karier sebagai pemain di Barcelona. Selama membela "Blaugrana", trofi Liga Champions pada 1992 menjadi salah satu pengalaman hebatnya. "Trofi (Liga Champions) saat itu merupakan yang paling berkesan. Karena, keberhasilan itu mampu mengubah sejarah kami di Eropa," lanjut Guardiola.


Via: La Masia Wujudkan Mimpi Guardiola

Kencan Kedua di Panggung yang Sama


KIEV, KOMPAS.com - Spanyol dan Italia. Kedua tim sudah bertanding di penyisihan Grup C dengan hasil imbang 1-1. Kedua tim telah melakoni adegan demi adegan di panggung Piala Eropa 2012 hingga ke pengujung kisah: final. Tim Azzurri akan habis-habisan menyauk mahkota yang lepas dari genggaman sejak merebutnya pertama kali pada tahun 1968. Matador pun akan ngotot mempertahankannya.

Apakah babak final Piala Eropa 2012 akan menjadi pengulangan kencan Italia dan Spanyol di penyisihan Grup C? Pasti tidak. Tidak pernah ada pengulangan di dalam setiap perjumpaan. Seorang koki yang setiap hari memasak spageti saus pesto, misalnya, biasanya tidak akan menghasilkan olahan yang persis sama, baik takaran bumbunya, cara menuang, maupun suasana hati sang koki.

Media massa di Polandia merayakan bertemunya kedua tim besar ini di final, dan menyebut Italia sebagai Italia yang jaya. Warsawa beruntung. Laga terakhir (di Polandia) adalah laga terbaik dari semua laga di turnamen ini. Italia, yang sangat berubah karena Pelatih Cesare Prandelli, sekali lagi menyuguhkan sepak bola yang megah, tulis koran Rzeczpospolita yang terbit Jumat (29/6).

Harian Polska The Times menulis, Bahkan sebelum final, kami dapat mengatakan, Piala Eropa 2012 sangat sukses. Semua orang segera ingin menonton final antara kedua tim dengan tradisi sepak bola yang kuat itu.

Sulit untuk menjagokan satu dari dua finalis ini. Italia mencatat rekor lebih baik dari Spanyol di turnamen utama internasional sejak pertemuan pertama mereka pada 1934. Di ajang Piala Dunia, Italia mengalahkan Spanyol 1-0 di perempat final Piala Dunia 1934 dan perempat final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, 2-1. Di hajatan Piala Eropa 1988, Italia menekuk Spanyol 1-0 di penyisihan grup. Empat perjumpaan lainnya berakhir imbang, termasuk di penyisihan Piala Eropa 2012. Artinya, La Furia Roja belum pernah sekali pun menang melawan Azzuri.

Predikat Del Bosque
Jika Spanyol mampu menggaet kembali titel Piala Eropa di Kiev, Minggu besok, Pelatih Vicente del Bosque akan menorehkan sejarah baru sebagai satu-satunya pelatih yang mampu memenangi Piala Eropa, Piala Dunia, dan Liga Champions, dan berturut-turut pula.

Predikat ini sangat berarti bagi pelatih berusia 61 tahun ini. Bukan semata karena gengsi, tetapi juga prestasi. Piala Eropa 2008 ditangani Luis Aragones, itulah mengapa Del Bosque menginginkan gelar ini. Ia akan menjadi pelatih yang berhasil memimpin klub dan tim nasional dan menyejajarkan diri dengan eks pelatih Jerman, Helmut Schoen, yang memenangkan timnya di Piala Eropa 1972 dan Piala Dunia 1974.

Del Bosque mendekati rekor yang luar biasa itu, menggenapi karier gemilangnya saat membawa Real Madrid menjuarai La Liga dua kali sekaligus juara Liga Champions tahun 2000 dan 2002. Del Bosque adalah kualitas. Terbukti sejak ia dipecat tahun 2003, Real Madrid bertahun-tahun gagal menjuarai La Liga, meski berganti-ganti manajer, hingga Fabio Capello masuk tahun 2007.

Maka, Del Bosque memiliki banyak alasan yang memotivasinya untuk memenangi final besok. Ia akan melebihi Schoen, yang belum pernah membawa klubnya menang di liga di negaranya. Ia akan melebihi eks pelatih Italia, Marcello Lippi, yang belum pernah memenangkan timnya di Piala Eropa.

Setelah babak kualifikasi, Del Bosque makin percaya diri pada timnya. Menang di semua laga kualifikasi adalah pembuktian solidnya Spanyol saat ini. Saya merasa tersanjung bisa melatih generasi yang brilian seperti ini, katanya kepada majalah World Soccer.

Del Bosque tidak berlebihan. Ia memiliki banyak pilihan nama di pasukannya. Di barisan striker ada David Silva, Fernando Llorente, David Villa, dan Fernando Torres. Bahkan Torres pun hanya sebentar diturunkan. Di jajaran gelandang, Andres Iniesta adalah pemimpin yang sangat pinter mentransfer ilmu. Ia menjadi semacam mediator antara pelatih dan para pemain. Cesc Fabregas, Sergio Busquets, Jesus Navas, Xabi, Xabi Alonso... Wah...

Berbahaya
Betapa pun sempurna skuad Spanyol, dengan nama-nama pemain berteknik individu mumpuni, lawan kali ini adalah Italia. Tim ini berbahaya. Tim asuhan Cesare Prandelli ini terseok-seok di Grup C, tapi bertahap membaik. Jerman yang belum terkalahkan sejak babak kualifikasi pun dilibas.

Gelandang dan motor tim Italia, Andrea Pirlo, memandang Spanyol sebagai tim tangguh yang sulit ditaklukkan. Namun ia yakin, rasa percaya diri timnya akan menyembulkan semangat untuk menang. Tim kami fantastis. Kami memang dengan luar biasa melawan tim yang hebat. Kami sangat berharap bisa konsisten seperti ini dan menang di Kiev, ujar Pirlo, yang menjadi man of the match.

Pirlo menjadi ancaman untuk Spanyol, dan itu diakui Del Bosque. Kebanyakan gelandang sudah merosot tajam di usia 33 tahun, namun Pirlo masih menggebrak. Fisiknya prima. Ia mengawal Juventus menjadi tim yang tidak terkalahkan di Serie A.

Saya selalu memberikan yang terbaik. Sekarang, kami masuk final dan kami akan menikmati permainan ini sampai puas. Saya belum mau merayakan apa pun setelah menang (atas Jerman), karena kami belum melakukan apa pun (untuk menang). Kami ingin pulang ke rumah dengan membawa trofi, kata Pirlo.

Prandelli menegaskan, ia dan timnya masih menjaga mimpinya, untuk mengangkat trofi di final nanti. Minggu kami akan memiliki spirit yang sama untuk berjuang dan berlari, seperti yang kami lakukan saat melawan Inggris (di perempat final), tuturnya.

Pemain belakang Italia, Giorgio Chiellini, mengatakan, setelah menang di semifinal, ia akan mulai berpikir lagi, yakni mewujudkan mimpi, Minggu besok. Sementara bagi Mario Balotelli, ia merasa sudah siap untuk pertandingan final.

Balotelli cuek dengan penggambaran dirinya seperti King Kong di koran olahraga Gazzetta dello Sport. Ia dengan mantap mengatakan, Di final nanti semoga kita lebih baik. Saya tidak akan mencetak empat gol, bukan dua lagi, ujarnya. (SUSI IVVATY)


Via: Kencan Kedua di Panggung yang Sama

Menembus Tapal Batas Ukraina


LVIV, KOMPAS.com - Berakhir sudah perhelatan semua laga Piala Eropa 2012 di Polandia. Dengan berakhirnya semifinal Jerman versus Italia di Warsawa, Kamis (28/6), tinggal satu laga tersisa. Laga final antara juara bertahan Spanyol dan Italia di Kiev, Ukraina, Minggu (1/7).

Sejak kemarin terjadi mobilitas pergerakan massal hingga puluhan ribu orang dalam rentang tiga hari, dari Polandia menuju Ukraina. Mereka adalah suporter, ofisial turnamen dan pegawai UEFA, media, juga penonton netral yang telah mendapatkan tiket final.

Sejak awal pekan ini sudah sulit mencari tiket kereta atau pesawat dari Warsawa ke Kiev yang berjarak 820 kilometer. Dengan pesawat rute itu hanya memakan waktu 1,5 jam. Naik kereta butuh 16,5 jam.

Jaringan rel kereta yang menghubungkan kedua negara itu berbeda jauh dengan yang ada di Eropa Tengah, apalagi Eropa Barat. Di Polandia dan Ukraina, perjalanan kereta lintas negara butuh waktu lama. Dari Warsawa ke Lviv (kota Ukraina terdekat dengan perbatasan Polandia) yang jaraknya 385 kilometer saja perlu 12,5 jam.

Dengan kondisi tersebut, perjalanan darat dengan mobil jadi salah satu alternatif menarik meski hal itu sebenarnya tidak direkomendasi. Kondisi jalan di Ukraina secara umum kurang bagus. Namun, pembangunan membuat kondisi jalan membaik, tulis Anna Shevchenko dalam buku Culture Smart! Ukraine (cetakan keempat, 2010).

Pengendara mobil di Ukraina juga sering ceroboh, suka menyodok, lanjut Shevchenko. Namun, berhubung harus menghadiri laga Jerman-Denmark di Lviv, medio Juni lalu, wartawan Kompas MH Samsul Hadi bersama rekan dari tabloid Bola menyewa mobil dari Warsawa.

Kita perlu waktu sekitar enam jam jika tanpa berhenti, ujar Tigor, si sopir. Tak ada kendala berarti sepanjang perjalanan dari Warsawa ke gerbang perbatasan di Hrebenne. Kondisi jalan secara umum mulus. Mobil bisa dipacu hingga kecepatan 150 kilometer per jam.

Pemandangan sepanjang perjalanan juga mengasyikkan. Sesekali jalan menyibak hutan, membuat mata terasa teduh. Tiga jam berlalu dan tibalah di Lublin yang terkenal dengan salah satu kamp konsentrasi Nazi pada Perang Dunia II. Kamp itu masih terpelihara dan kini jadi tempat wisata.

Begitulah. Salah satu keuntungan perjalanan dengan mobil adalah bisa mampir di tempat bersejarah atau kawasan wisata. Sebelum matahari condong, perjalanan mencapai tapal batas Polandia-Ukraina di Hrebenne.

Di gerbang perbatasan yang mirip gerbang tol beberapa jalur itu, atribut Piala Eropa 2012 terlihat di mana-mana. Tidak banyak antrean, tetapi pemeriksaan dokumen perjalanan dan tanda identitas cukup memakan waktu. Pemeriksaan itu dua kali, pertama oleh petugas imigrasi Polandia, kedua oleh petugas imigrasi Ukraina. Butuh sekitar setengah jam sejak menunggu giliran masuk hingga keluar dari tapal batas itu. Seisi kendaraan pun digeledah petugas yang membawa anjing pelacak. Lebih lama karena sering terjadi upaya penyelundupan, kata Tigor.

Berbeda dari Polandia, jalan di Ukraina kurang mulus dan yang melintasi banyak mobil tua dan butut. Tanda petunjuk jalan pun tidak selalu jelas terlihat.

Namun, setiba di Lviv, kesan pertama adalah eksotis meski ruwet. Lalu lintas cukup semrawut, tetapi gedung-gedungnya kuno, terawat, dan bersejarah. Tak heran Lviv masuk dalam situs Warisan Dunia UNESCO.

Dalam tiga hari sejak kemarin, belasan hingga puluhan ribu suporter Italia juga akan bergerak ke Kiev dari Warsawa, menyusul suporter Spanyol yang lebih dulu tiba. Sebagian suporter Italia itu bermobil melintasi perbatasan. Ketika final berakhir, rasa lelah itu akan berganti. Entah kecewa atau gembira.


Via: Menembus Tapal Batas Ukraina

Clijsters Lolos Usai Zvonareva Mundur


London - Eks petenis wanita nomor satu dunia, Kim Clijsters, tak perlu berpeluh keringat untuk menembus babak keempat Wimbledon, usai lawannya Vera Zvonareva mundur di set kedua.

Dalam laga babak ketiga yang dihelat, Sabtu (30/6) dinihari WIB, Clijsters mengawali laga dengan baik saat merebut set pertama dengan kemenangan 6-3 dalam waktu 41 menit.

Namun, di set kedua akhirnya laga harus terhenti saat Clijsters sedang unggul 4-3 dan Zvonareva terlihat mengalami gangguan yang membuat sulit bernafas, hingga akhirnya petenis Rusia itu harus mundur ketika laga berjalan 42 menit.

"Saya harus mundur. Tidak mungkin lagi saya bermain. Anda tidak pernah ingin mundur di turnamen Grand Slam seperti ini, ketika Anda sedang bertarung dengan salah satu pemain bagus. It's never good," keluh Zvonareva seperti dilansir Reuters.

Clijsters akan menghadapi unggulan ke-8, Angelique Kerber, di babak 16 besar yang sebelumnya mengalahkan Christina McHale. Selama mengikuti Wimbledon, prestasi terbaik Clijsters yang kini berperingkat 46 dunia itu hanyalah semifinalis di 2003 dan 2006.



Via: Clijsters Lolos Usai Zvonareva Mundur

Redknapp: Dengan Villas-Boas, Tottenham Masuk 4 Besar


Harry Redknapp mengatakan, Tottenham Hotspur akan finis di empat besar Premier League jika dilatih Andre Villas-Boas dan mempertahankan skuad saat ini.

Posisi pelatih di Tottenham masih lowong sejak ditinggal Redknapp, 14 Juni lalu. Villas-Boas sendiri juga belum bekerja lagi sejak meninggalkan Chelsea, 4 Maret silam.

Menurut pemberitaan di Inggris, Andre villas-Boas menginginkan pekerjaan itu dan begitu juga dengan Tottenham. Villas-Boas disebut siap melupakan White Hart Lane jika Tottenham mempertimbangkan calon lain.

"Ia pernah melatih tim Inggris. Ia pernah di Chelsea. Segala yang dilakukannya tak berjalan baik (di Chelsea). Ketua Tottenham (Daniel Levy) merasa Villas-Boas bisa menangani Tottenham. Ia tentunya punya pemain-pemain yang dibutuhkan," ujar Redknapp.

"Menurut saya, Tottenham memiliki pemain untuk finis di zona empat besar setiap tahunnya dan meraih gelar. Itu pendapat saya. Mereka punya pemain yang mereka perlukan," lanjutnya.

Lebih jauh, Redknapp mengatakan, Tottenham harus mempertahankan Modric atau menjualnya dengan harga tinggi.

"(Jika Modric pergi), itu adalah masalah besar. Ia tak tergantikan. Namun, jika mereka mendapatkan uang banyak, mereka bisa membeli tiga atau empat pemain dan meningkatkan tim di lini yang lain," tambahnya.


Via: Redknapp: Dengan Villas-Boas, Tottenham Masuk 4 Besar

Lorenzo Puas Start Ketiga


Assen - Jorge Lorenzo mengaku kegagalannya meraih pole diakibatkan kesalahannya sendiri. Meski begitu ia tetap puas dengan start ketiga yang didapat sekaligus optimistis bisa meraih hasil bagus.

Lorenzo sebenarnya mengawali sesi kualifikasi di sirkuit Assen, Jumat (29/6) malam WIB dengan sangat baik di mana ia leading catatan waktu dibanding pebalap lain, termasuk Casey Stoner dan Dani Pedrosa.

Namun, kesalahan di lap terakhir kualifikasi membuatnya harus rela disalip catatan waktunya oleh Stoner dan Pedrosa. Alhasil pole pun diraih Stoner dan Lorenzo harus start di posisi ketiga.

Gap dengan Stoner boleh dibilang cukup jauh yakni 0,288 detik dan Lorenzo menyebut kesalahan saat menikung di lap terakhir menyebabkan posisi pole melayang.

"Hari ini hujan membuat kami kesulitan di pagi dan sore hari. Akhirnya kami bisa mendapat kecepatan maksimal di lima menit terakhir untuk mendapat pole position," ungkap Lorenzo di Autosport.

"Saya mencoba dua lap. Di lap terakhir saya sangat cepat tapi terlalu telat mengerem di tikungan jadi saya kehilangan sepersekian detik dan saya tidak mampu meraih pole position. Tapi posisi ketiga adalah posisi bagus untuk memulai balapan nanti," lanjutnya.

Lorenzo dalam tiga race terakhir selalu menang dan membuat selisih poin dengan Stoner menjadi 25 angka. Meski posisi start tak bagus dan memungkinkan Stoner untuk meraih kemenangan, namun Lorenzo tak begitu peduli dan memilih fokus tampil maksimal saat balapan.

"Hal yang terpenting adalah bisa menyelesaikan balapan dan mendapat poin serta punya feeling yang bagus dengan motor. Sepertinya kami punya itu pada balapan akhir pekan ini, jadi kita lihat saja," tutup Lorenzo.


Via: Lorenzo Puas Start Ketiga

Tim Kapinis Bandung Memimpin Kejurnas Arung Jeram Muaraenim


Muaraenim - Tim Kapinis II Bandung untuk sementara memimpin di hari pertama Kejurnas Arung Jeram di Sungai Enim, Bedegung, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Sabtu (30/6/2012).

Ini diraih setelah mereka menjadi yang tercepat pada nomor sprint dengan catatan waktu satu menit 7,477 detik. Tim kedua yang meraih catatan waktu terbaik adalah Kapinis I Bandung dengan 01:08,943, serta BRC Boogie Banten dengan catatan waktu 01:09,230 di peringkat ketiga.

Pada hari pertama ini digelar dua nomor yakni sprint dan head to head. Saat sprint, sejumlah peserta mengalami kesulitan saat memasuki pertengahan jalur lomba, lantaran arus tipis dan terdapat dua batu besar. Banyak perahu peserta tersangkut beberapa detik.

Syukurlah kami lolos dari jalur itu, kata Wawan Kurniawan, manajer tim Kapinis Bandung, kepada detikcom, Sabtu (30/06/2012).

"Arung Sumsel 2012" diikuti 16 tim dari sejumlah daerah di Indonesia, berlangsung sampai 3 Juli.





Via: Tim Kapinis Bandung Memimpin Kejurnas Arung Jeram Muaraenim

Friday, June 29, 2012

Sebanyak 16 Tim Mengikuti Kejurnas Arung Jeram di Muaraenim


Muaraenim - Sebanyak 16 tim mengikuti Kejurnas Arung Jeram "Arung Sumsel 2012" yang digelar di Bedegung, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, 30 Juni-3 Juli 2012.

Saat ini ke-16 tim sudah berada di lokasi dan mulai mencoba arus di huluan Sungai Enim yang menjadi lokasi perlombaan.

Ke-16 peserta itu antara lain berasal dari Banten, Bandung, DKI Jakarta, Bengkulu, Palembang, Muaraenim, Medan, dan Tapanuli.

"Kejurnas ini selain untuk memasyarakat olahraga arung jeram, mengingat begitu banyaknya lokasi olahraga ini di Indonesia, juga menjadi ajang pembinaan, dan promosi pariwisata," kata Ahmad Rapanie Igama selaku ketua panitia pelaksana kepada detikcom, Jumat (29/06/2012).

Ada beberapa jenis lomba yang digelar dalam kejurnas ini yakni sprint dengan jarak 800-1.000 meter; head to head yakni lomba kecepatan secara simultan dengan jarak 800-1.000 meter; slalom atau lomba kecepatan dan keterampilan tim dengan jarak tempuh 1.000 meter; serta down river yakni lomba kecepatan dan keterampilan dalam jarak tempuh 3-5 kilometer.

Kejuaraan yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kabupaten Muaraenim, dan Federasi Arung Jeram Indonesia
Via: Sebanyak 16 Tim Mengikuti Kejurnas Arung Jeram di Muaraenim